Again, I try to find 'me'

Pernah ngga sih kalian mikir, bahwa ternyata apa yang kalian lakukan beberapa waktu kebelakang ternyata ada yang harus direview lagi...

Ternyata ada kekeliruan, kekurangan tapi juga ada goals yang bisa kalian penuhi, random banget. Justru sebenernyaa masing-masing ada artinyaa sendiri sendiri.

Sebenarnya hidup itu selalu tentang belajar, belajar dari kekeliruan, belajar dari kekurangan dan selanjutnyaa belajar buat upgrade diri, benerin apa yang kita rasa kurang dan keliruu tapi jugaa harus upgrade goals selanjutnya. Bukannya engga gampang puas dan obsession banget tapi hidup tanpa goals beneran hampa dan engga enak banget, kaya ga ada yang kita kejar ajaa.

Kali ini aku lagi belajar introspeksi untuk mengenal diri aku sendiri lebih dalam. Sebenarnya aku tipe yang bagaimana dan bagaimana juga caraku untuk benerin hal-hal yang aku rasa emang perlu untuk aku benerin. Aku memang harus merubah circle dan kepribadian ku (bukan watak). Aku seharusnya bisa untuk lebih santai menanggapi hal-hal di luar sana, aku juga seharusnya bisa bertutur kata lebih sopan, aku juga seharusnya bisa untuk mencintai diriku lebih baik dengan makan makanan yang sehat, karna aku adalah apa yang aku makan dan aku menyesal, telah mengabaikan itu selama ini. 

Engga mau berlarut, aku bakal berusaha untuk memperbaikinya dan aku rasa circle memang sangat berpengaruh. Selama ini aku merasa menjadi orang yang malas berinteraksi dan lebih memilih untuk sendiri, ngga tau kenapa ngerasa cukup aja dengan mereka. Aku juga mesti harus belajar menolak dan berargumen, karna ternyata selama ini akuu baru sadar kalo manusia kebanyakan bakal kesel dan totally enggan untuk berurusan sama orang 'itu' dan itu kebalikan dari aku.

Even aku kesel sama orang, aku bakal berusaha untuk baik sama orang itu and try to bring something new yang bisa entertain orang itu dan aku baru sadar kalo engga semua orang bisa kaya gitu. Aku berada di circle yang rumit dan aku pengen keluar dari cirlce itu dengan lebih menjaga jarak dan cerita. Aku pengen bisa temenan sama siapa aja, tapi ternyataa temenku ngga bisa nerima aku yang seperti itu. Jadi lebih ke ada mata yang memata matai what I do trus nyinyir.

Balik lagi ke diri ku sendiri, kadang aku berfikir kenapa Tuhan ngasi masalah ini dan itu, tapi setelah aku pikir - pikir masalah ini bahkan masih kecil dari masalah orang lain dan ya emang Tuhan pengen aku lebih dewasa untuk bisa masuk ke fase hidup selanjutnya. Aku yakin Tuhan bakal kasi yang terbaik buat aku <3


Comments

Popular Posts